Keju Feta – Cita Rasa Tradisi Yunani
Apa yang Membuat Feta Spesial
Keju Feta adalah keju putih yang diawetkan dengan air garam, memiliki rasa yang tajam dan kaya rasa. Keju nasional Yunani ini bisa keras atau lunak, lembut atau rapuh, tergantung pada gaya pembuat kejunya.
Varietas Feta Kami
PT. Pasti Enak® memproduksi dua jenis utama Feta: Susu Kambing 100% dan Susu Sapi 100%. Selain itu, kedua jenis ini tersedia dalam versi asap panas bagi mereka yang menyukai rasa yang lebih kuat.
Warisan Balkan
O‑dairy® Feta termasuk dalam keluarga keju asin yang secara tradisional dibuat di negara-negara Balkan di Eropa Tenggara. Lebih lanjut, wilayah ini, yang dinamai berdasarkan Pegunungan Balkan, merupakan rumah bagi padang rumput yang rimbun tempat domba, kambing, dan sapi merumput. Dahulu, para penggembala mengandalkan domba dan kambing; namun, peternakan sapi perah modern kini juga memelihara sapi. Oleh karena itu, keju asin tetap menjadi makanan pokok dalam masakan lokal, yang mencerminkan keragaman iklim dan budaya di wilayah tersebut.
Produksi Tradisional di Indonesia
Kami membuat Feta kami menggunakan metode yang dikembangkan di Yunani. Selain itu, produksi dilakukan di fasilitas kami di Bali, menjadikan keju ini sebagai kebanggaan Indonesia. Kami menggunakan nama "Feta" sebagai penghormatan kepada para maestro Yunani yang menyempurnakan Feta PDO autentik. Meskipun kami mengadaptasi beberapa langkah, proses kami tetap berpegang pada praktik pembuatan keju tradisional Balkan.
Bagaimana Kami Membuatnya
Pertama, kami mempasteurisasi, menguji, dan menyaring susu segar sebelum menambahkan kultur keju khusus. Kemudian, susu tersebut menggumpal dan dipotong menjadi dadih. Sambil menunggu whey dikeluarkan, dadih dikumpulkan dan dikemas dalam cetakan. Akhirnya, keju dibentuk dan disiapkan untuk proses penuaan.
Rasa Berumur Tong
Pasti Enak Feta disimpan dalam tong setidaknya selama dua bulan. Setelah itu, kami menyimpannya dalam air garam untuk pematangan lebih lanjut. Rata-rata, Feta kami mencapai rasa terbaiknya setelah empat bulan. Oleh karena itu, setiap roda menawarkan rasa seimbang yang memadukan rasa asam dengan tekstur lembut.
Sekilas Sejarah
Mitologi Yunani menganggap putra Apollo, Aristaeus, sebagai pengajar seni pembuatan keju. Homer juga menggambarkan keju dalam Pengembaraan, tempat Odiseus menemukan rak-rak keju di gua Cyclops Polyphemus. Oleh karena itu, referensi-referensi ini menunjukkan bahwa keju tua telah menjadi bagian dari kehidupan Yunani selama berabad-abad.
Keju Air Garam Lainnya
Di seberang Balkan dan lebih dari itu, banyak keju yang memiliki kemiripan dengan Feta. Misalnya:
- Sfela – Keju semi-keras dari Yunani Selatan.
- Batzos – Keju air garam rendah lemak dari Makedonia dan Thessalia.
- Kalathaki Limnou – Keju lunak yang dibentuk dalam keranjang tradisional.
- Telemes (Telemea) – Keju asam dan rapuh dari Rumania, sering dibuat dengan susu sapi.
- Bjalo Salamureno Sirene – Keju asin Bulgaria yang halus.
- Belir Sir U Kriškama – Keju putih Serbia dengan variasi regional.
- Beyaz Peynir – Keju air garam paling populer di Turki, menyumbang 60% produksi nasional.
Memasak dengan Feta
Karena Feta diawetkan dengan garam, rasanya lebih asin daripada kebanyakan keju. Namun, Anda bisa mengurangi rasa asin dengan merendam potongan Feta dalam air tawar selama beberapa jam sebelum disajikan. Hasilnya, rasanya akan lebih lembut dan seimbang.
Berat Rata-rata: 225 g














